Postingan

Inilah Orang Indonesia Yang Masuk Islam Pada Masa Khalifah Umar

Sekitar dua Minggu lalu, saat sedang membuka Tarikh Thabari di bab yang menjelaskan efek Perang Jamal di Madinah saya menemukan keterangan begini: “Di antara kejadian di masjid itu adalah: Muhammad bin Thalhah—ia ahli ibadah—kebetulan hendak shalat di dekat tempat Utsman bin Hunaif berdiri. Sebagian orang Zuthth dan Sayabijah khawatir Muhammad bin Thalhah datang untuk maksud lain..dst”

Ceramah KH. Hasyim Asy’ari Tentang Munculnya Ulama Abal-Abal

Nasehat Hadratusysyekh yang masih relevan hingga kini, sekaligus mengingatkan kita jangan mudah mengaku pengikut Rais Akbar PBNU ini kalau kita sendiri tidak tahu siapa sebenarnya beliau dan apa maksud beliau mendirikan jam’iyyah NU. Ini pidato Hadlratussyekh KH. Hasyim Asy’ari (Rais Akbar PBNU) usai penerimaan status rechtpersoons dari pemerintah Hindia Belanda untuk organisasi NU pada Maret

Doa Yang Boleh Dipanjatkan Untuk Non-Muslim Yang Baik

Islam mengajarkan berbuat baik kepada siapa saja, bahkan kepada apa saja. Pesan bahwa Rasulullah diutus sebagai penebar kasih sayang bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin) merupakan legitimasi dari sikap tersebut. Sebagaimana pula Allah yang diyakini sebagai rabbul 'alamin (Tuhan bagi seluruh alam). Begitu pula kepada non-muslim. Islam memang memiliki garis tegas secara akidah yang berbeda

Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Al-Qur’an

Berpasang-pasangan merupakan fitrah manusia. Laki-laki dan perempuan ini diikat oleh tali suci pernikahan. Pernikahan dalam Islam diatur dalam syariat, termasuk memilih kriteria calon istri maupun calon suami. Pakar Tafsir Prof. D.r Muhammad Quraisy Shihab dalam bukunya Wawasan Al-Qur’an (2000) menerangkan, Al-Qur’an tidak menentukan secara rinci tentang siapa yang dikawini, tetapi hal

Alasan Sayyidah Khadijah Memilih Nabi Sebagai Suami

Sayyidah Khadijah adalah seorang yang memiliki akhlak yang terpuji, wajah yang rupawan, dan harta yang bergelimang. Hal itulah yang membuat Sayyidah Khadijah begitu terhormat, terpandang, terkenal di kalangan masyarakat Arab. Meski sudah pernah menikah dua kali –suami pertama adalah Abu Halah at-Tamimi dan suami kedua adalah Atiq bin Aidz bin Makhzum-. Keduanya wafat dan melahirkan empat orang

Cara Nabi Mengatasi Aksi Teror Dalam Masyarakat

Pangkal dari terorisme diantaranya adalah karena ketidakadilan, kebencian yang mendalam kepada orang lain, dan pemahaman terhadap sesuatu hal secara ekstrem. Aksi terorisme dan kekerasan tidak hanya terjadi baru-baru ini saja, namun itu juga ada di sepanjang sejarah umat manusia. Termasuk pada zaman Nabi Muhammad saw.  Salah satu bukti aksi terorisme juga terjadi pada era Nabi Muhammad saw.

Kisah Rasulullah Bertengkar Dengan Istrinya

Rasulullah adalah manusia, namun tidak seperti manusia biasa. Beliau makan, minum, tidur, berumah tangga, dan melakukan hal-hal lainnya layaknya manusia pada umumnya. Bedanya, Rasulullah adalah orang yang maksum (terjaga dari perbuatan dosa). Segala tindak tanduknya terbebas dari kemaksiatan karena dijaga oleh Allah.    Sebagai seorang suami misalnya. Rasulullah juga mengalami hiruk-pikuk

Kisah Seorang Santri Yang Sering Memfitnah Kiainya

Suatu ketika seorang santri meminta maaf kepada Kiainya yang telah difitnahnya. Sang Kiai hanya tersenyum. “Apa kamu serius?” tanya Sang Kiai “Saya serius, Kiai. Saya benar-benar ingin menebus kesalahan saya,” jawab santri. Sang Kiai terdiam sejenak. Lalu ia bertanya, “Apakah kamu punya sebuah kemoceng di rumahmu?” “Ya, saya punya sebuah kemoceng Kiai. Apa yang harus saya lakukan

Menelusuri Jejak Guru Tafsirnya KH. Sholeh Darat

Di kalangan masyarakat Jawa tak asing nama ulama Semarang yang satu ini, Syaikh KH. Sholeh Darat. Beliau adalah ulama besar yang dituju para santri pada zamannya. Kealiman dan kewaliannya tidak diragukan lagi. Puluhan kitab telah beliau tulis. Puluhan -bahkan ratusan atau lebih- ulama telah beliau cetak. Diantara sekian banyak murid KH. Sholeh Darat adalah Syaikh Mahfudz at-Tarmasi, Syaikh Ahmad

Kisah Kakeknya Habib Luthfi Belajar Pada Kiai Sholeh Darat

Kakek Habib Luthfi bin Ali bin Yahya bernama Habib Hasyim bin Yahya adalah putra dari Habib Umar bin Hasan bin Toha bin Yahya. Sebelum lahir, Habib Umar (kakek buyut Habib Luthfi yang dimakamkan di Indramayu) pernah berencana memberi nama calon putranya dengan nama Abdullah. Namun, oleh Habib Hasan (kakek canggah Habib Luthfi, dimakamkan di Penang, Malaysia), calon cucunya diminta bernama Hasyim

Kisah Sayyidina Ali bin Abi Thalib Mengunjungi Kabupaten Jepara

Gara-gara tema pengajian akbar pelantikan Ansor Ngabul yang lumayan beda, ada orang memprotes dengan nada miring. Tema “Meneguhkan Jepara Bumi Aswaja” dianggapnya sebagai kalimat lain bahwa selama ini Jepara bukan bumi aswaja. Ia mungkin tidak paham kalau kalimat meneguhkan adalah ta’kid (menguatkan) atas apa yang selama ini sudah muakkadan (disepakati bersama) bahwa Jepara, sejak dulu adalah

Kisah Jenderal Hirohito Adu Silat Dengan Kiai Gunardho

Jenderal Hirohito hidup di masa Jepang menjajah Indonesia. Ia mewakili Kaisar Jepang. Mendengar nama KHR. Sumogunardho, Parakan, ia merasa tertantang untuk menemuinya, karena bambu runcingnya yang cukup menyibukkan militer Jepang. Oleh Hirohito, Kiai Gunardho ditantang pencak, adu saksi ilmu beladiri di sebuah gunung dekat Magelang-Temanggung; Gunung Manden. Tantangan itu diiyakan oleh Kiai

Kisah Tiga Santri Tebuireng Mengalahkan Puluhan Preman

KH. Hasyim Asy’ari pernah mengikuti latihan silat selama tiga bulan bersama santri Tebuireng. Ceritanya bermula dari beberapa santri di zaman itu yang ketika mereka belanja ke pasar untuk kebutuhan dapur, diganggu oleh preman-preman. Konon, para preman (pendekar) tersebut adalah suruhan Belanda yang tidak suka dengan KH. Hasyim Asy’ari yang di tanah Jawa dan Madura semakin tambah berpengaruh.

Kisah Syaikh Said Ramadhan Al-Buthi Mendapat Ilmu Laduni

Dulu, Aku mengajar Kitab Hikam Ibnu Athoillah di masjid Jami' Al-Iman setiap malam Senin. Ketika sampai pada hikmah ke 75 yaitu: ماالعارف إذا أشار وجد الحق أقرب إليه من إشارته Tiba-tiba pikiranku buntu. Aku sama sekali tak bisa memahami maksud dari hikmah itu meski aku sudah mengangan-angankan maknanya berkali-kali. Akhirnya, aku meminta maaf kepada jamaah yang hadir dan mengatakan

Karomah Syaikhona Kholil Sudah Muncul Sejak Masih Kecil

Ketika Syaikhona Kholil masih sangat kecil, bahkan masih belum baligh beliau pernah diajak ayahandanya, Kiai Abdul Lathif, untuk bersilaturrahmi ke Pasuruan, ke tempat pesantren sahabat ayah beliau yang bernama Sayyid Abu Dzarrin yang belakangan masyhur dengan julukan Sayyid Tugu atau Mbah Tugu. Sayyid Abu Dzarrin kala itu adalah sosok ulama yang berasal dari Cirebon dan menetap di Karangsono

Kisah Syaikhona Kholil Berguru Kepada Syaikh Nawawi Al-Bantani

Singkat cerita, Kholil kecil sekarang sudah dewasa, beliau sangat tekun dalam mencari ilmu di beberapa pondok pesantren. Beliau telah lupa dengan kejadian luar biasa yang beliau alami saat di Pasuruan dulu. Berkat ketekunan dalam hal mencari ilmu, beliau akhirnya menjadi sosok pemuda yang disegani karena kealimannya. Beliau senang sekali mengikuti bahtsul masa’il yang diadakan dimanapun, apalagi

Kisah Syaikhona Kholil Mendapat Ilmu Laduni

Saat itu Mbah Kholil Bangkalan masih muda, masih semangat-semangatnya mengaji dan menuntut ilmu. Di masa itu beliau mendengar ada seorang Kiai Alim di daerah Winongan, Pasuruan, Kiai Abu Dzarrin (Sayyid Abu Dzarrin) namanya. Tak menunggu lama, langsung saja beliau menuju Pasuruan untuk berguru pada Kiai Abu Dzarrin. Tak peduli meski harus menempuh jarak jauh yang tentunya membutuhkan waktu

Kerendahan Hati Habib Salim bin Umar bin Hafiz Dari Yaman

Hari ini, tanggal 1 Januari 2019, adalah hari pertama Maulana Habib Umar bin Hafiz mengajar Kimiya’ul Yaqin di masjid Maulana Sidi Syekh Sholeh Ja’fari Darrasah Kairo. Beliau baru tiba dari India sore kemarin, ba’da Subuh langsung mengajar di Kairo, waktu Dhuha ada mengajar lagi di pelataran Sidnal Imam Husein. Pesona beliau memang beda. Selain masyhur juga memiliki haibah (charisma) yang

Kerinduan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Pada Sayyid Muhammad Al-Maliki

Pada suatu hari terbersit keinginan di benak Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki untuk berziarah ke makam datuknya dari jalur ibu, Sulthanul Auliya’ Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani. Tetapi, beliau merasa kebingungan karena beliau tidak mempunyai kawan yang akan melayaninya ketika beliau berada di makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, di kota Baghdad, Irak. Pada malam harinya Abuya

Pesan KH. Ali Maksum Jika Hoax dan Fitnah Bertebaran

Kiai Ali Maksum Krapyak dalam kitab “Hujjatu Ahlissunah wal Jamaah” mengutip sebuah hadis yang sangat relevan untuk situasi hari ini: “Ketika fitnah/bid’ah bertebaran di muka bumi ini, maka orang alim tidak boleh diam. Ia harus tampil menunjukkan keilmuannya untuk memperbaiki keadaan. Jika ia tetap diam memilih aman, atau bersikap tak acuh, atau membiarkan keadaan chaos, maka Allah SWT beserta